Perlukah Orang Dewasa Mendapat Vaksin Difteri?

Jakarta, Difteri merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit.

Penyakit mematikan ini tengah mewabah di Indonesia setidaknya di 20 provinsi.

Kasus difteri sebelumnya banyak terjadi terhadap anak-anak. Namun kini Kementerian Kesehatan juga menemukan peningkatan kasus difteri pada orang dewasa.

“Penyakit difteri tidak memandang usia, dewasa pun juga bisa kena,” ungkap dr Mohammad Subuh, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Rabu (6/12/2017).

Baca juga: Menkes Sebut Jika KLB Difteri, Harus Ada Imunisasi Lagi

Maka dari itu pemberian vaksin juga perlu untuk orang dewasa guna mencegah terjadinya difteri.

Loading...

“Iya, kan tidak memandang usia, orang dewasa juga perlu. Karena untuk mencegah apabila sedang berpergian keluar namanya virus kita tidak tahu makanya harus diberikan,” tambahnya.

dr Subuh juga menjelaskan bahwa di Indonesia saat ini orang-orang yang berusia di bawah 40 tahun rata-rata sudah mendapat vaksin dasar untuk membentuk kekebalan tubuh. Sayangnya mereka yang berusia 40 tahun ke atas mungkin belum mendapatkan imunisasai dasar tersebut sehingga lebih berisiko terinfeksi.

“Di negara maju ada imunisasi tetanus difteri setiap 10 tahun sampai seumur hidup. Indonesia sedang mengarah ke sana, kita sedang merancang akan melaksanakan ini,” tutupnya.

Baca juga: Difteri Juga Menyerang DKI, Sandiaga Uno Siapkan Antisipasi

(up/up)

tempatwisataindonesia.id
Review
5
/* */